
Latar Belakang
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus mengingatkan kepala daerah untuk memimpin langsung percepatan eliminasi tuberkulosis (TBC), menambahkan urgensi pada komitmen pemerintah untuk mencapai eliminasi TBC pada 2030. Langkah ini juga menjadi bagian dari program quick win Presiden RI.
Fakta Penting
Berdasarkan data Global Tuberculosis Report 2024, Indonesia menyandang posisi kedua dengan kasus TBC tertinggi di dunia. Lebih mengkhawatirkan, penemuan kasus TBC di Tanah Air baru mencapai 62 persen, menunjukkan urgensi optimalisasi penanganan dan kolaborasi lintas sektor.
Dampak
Kurangnya deteksi kasus TBC dapat memperparah beban penyakit yang sudah tinggi. Tanpa percepatan, target eliminasi TBC pada 2030 berisiko molor, menimbulkan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.
Penutup
Dengan peran aktif kepala daerah, Wamendagri Wiyagus optimis percepatan eliminasi TBC dapat terwujud. Namun, pertanyaan tetap terbuka: apakah komitmen ini akan ditindaklanjuti secara efektif?











