
Pengumuman Mengejutkan dari Golkar
Sekjen Golkar Muhammad Sarmuji mengungkap bahwa Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia telah resmi mendeklarasikan diri sebagai calon legislatif (caleg) dari Papua untuk tahun 2029. Dengan pengumuman ini, Bahlil memastikan tidak akan bertarung di ajang Pilpres mendatang, melainkan fokus memperjuangkan kursi di Senayan.
Latar Belakang
Pengumuman ini disampaikan Sarmuji saat ditanyai mengenai rencana Golkar dalam mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Wakapres Gibran Rakabuming. Menurut Sarmuji, Golkar bertekad kuat untuk mendukung Prabowo melanjutkan kepemimpinannya.
“Ya, kami ini di Munas ditugaskan untuk menyukseskan, mendukung, mengamankan, dan mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran, ya. Untuk sukses, tentu kami harus bekerja keras. Dan kalau sukses, pasti Pak Prabowo akan dicintai oleh rakyat Indonesia. Dan kalau dicintai oleh rakyat Indonesia, maka tidak ada kemungkinan lain selain Pak Prabowo akan kita dukung menjadi calon presiden kembali,” ujar Sarmuji dalam pertemuan di Gedung Nusantara I DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Fakta Penting
Pengumuman ini menandai perubahan strategis Golkar dalam merancang jadwal politik tahun depan. Dengan Bahlil fokus di Papua, Golkar menunjukkan komitmen untuk memperkuat basis dukungannya di daerah-daerah, sambil tetap mendukung Prabowo sebagai kandidat utama di level nasional.
Dampak Politik
Pengumuman ini diharapkan dapat meningkatkan soliditas internal Golkar dan memperkuat posisi Prabowo dalam persaingan pilpres mendatang. Namun, pertanyaan tetap melayang: bagaimana Golkar akan menangani dinamika antara dukungan nasional dan fokus lokal Bahlil di Papua?
Penutup
Dengan deklarasi Bahlil sebagai caleg Papua 2029, Golkar menunjukkan langkah strategis untuk memperkuat kehadirannya di daerah dan mendukung Prabowo sebagai calon presiden. Pertemuan Munas yang menugaskan misi ini menjadi sentral dalam rencana partai untuk sukses di 2029. Bagaimana respons publik terhadap langkah ini? Hanya waktu yang akan memberikan jawaban.











