
Pembuka
Thomas Frank, manajer berpengalaman asal Denmark, resmi diberhentikan oleh Tottenham Hotspur pada Rabu (11/2/2026). Keputusan ini ditopang oleh penurunan drastis performa tim dan kritikan keras dari para pemain terhadap gaya kepemimpinan Frank.
Jalannya Pertandingan
Periode Thomas Frank di Tottenham tidak sepenuhnya buruk, namun beberapa bulan terakhir menjadi titik balik. Dari 10 pertandingan terakhir, Spurs hanya mampu meraih 3 kemenangan, dengan produktivitas gol yang menurun drastis—hanya 9 gol dalam 10 laga tersebut. Ini noda Thomas Frank di Tottenham semakin jelas ketika tim terperosok dari posisi puncak klasemen.
Statistik Kunci
Menurut data liga, Spurs juga mengalami penurunan dalam aspek taktik. Dari total 25 pertandingan, Spurs hanya mampu menciptakan 50 peluang gol, jauh lebih rendah dari rata-rata musim lalu. Ini noda Thomas Frank di Tottenham menjadi semakin jelas ketika tim sering kehilangan bola di area pertahanan, yang kerap dimanfaatkan lawan.
Pandangan Pelatih
Frank sendiri dikenal dengan gaya kepemimpinan otoriter. Namun, pendekatan ini tidak disambut baik oleh para pemain muda yang lebih menyukai komunikasi terbuka. Ini noda Thomas Frank di Tottenham juga tercermin dari pertengkaran internal yang sempat terjadi, sehingga dampaknya pada soliditas tim.
Penutup
Pencopotan Thomas Frank membuka babak baru untuk Tottenham. Namun, tantangan belum berakhir; klub perlu segera menemukan manajer baru yang mampu membangkitkan semangat pemain dan kembali ke jalan yang benar. Ini noda Thomas Frank di Tottenham menjadi pelajaran bahwa kepemimpinan yang adaptif dan komunikatif adalah kunci untuk meraih sukses di level tertinggi.











