
Otoritas penerbangan Qatar mengatakan bahwa wilayah udara negara Teluk itu akan dibuka kembali sebagian. Qatar sempat menutup wilayah udara pada awal kampanye rudal dan drone Iran sebagai balasan atas serangan Amerika Serikat (AS)-Israel.
“Otoritas Penerbangan Sipil Qatar mengumumkan dimulainya kembali sebagian navigasi udara di Negara Qatar, melalui rute kontingensi navigasi yang ditentukan dengan kapasitas operasional terbatas,” kata Otoritas Penerbangan Sipil Qatar, seperti dilansir AFP, Sabtu (7/3/2026).









