Berita  

“Israel Tetap Tutup Al Aqsa, HNW: Aksi OKI Dinantikan”

“Israel Tetap Tutup Al Aqsa, HNW: Aksi OKI Dinantikan”

Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), M Hidayat Nur Wahid, mengatakan penutupan Masjid Al Aqsha oleh Israel yang telah berlangsung selama sebelas hari hingga akhir Ramadan semakin mengkhawatirkan. Ia berharap Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dapat memainkan peran lebih serius dan konkret untuk menyelamatkan kiblat pertama umat Islam tersebut.

“Masjid Al Aqsha dalam bahaya. Sudah 11 hari zionis Israel menutupnya sehingga tidak bisa digunakan umat Islam untuk solat tarawih, salat Jumat dan kini tidak bisa iktikaf di Masjid Al Aqsha di bulan Ramadhan. Dan bila ini dibiarkan terus berlangsung, dikhawatirkan sholat Idul Fitri pun tidak bisa dilaksanakan di masjid Al Aqsha. Eksistensi Masjid Al Aqsha dalam bahaya serius. OKI yang didirikan dengan latar belakang menyelamatkan Masjid Al Aqsha harusnya segera bertindak. Mestinya Sekjen OKI tidak hanya berhenti dengan mengeluarkan pernyataan penolakan keras atas terus berlangsungnya penutupan terhadap Masjid Al Aqsha, tapi melakukan aksi nyata dan efektif mengkoordinir negara-negara anggotanya dengan mengaktifkan semua organ dan kewenangan yang dimilikinya,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Kamis (12/3/2026).

HNW sapaan akrabnya, mengatakan bahwa seluruh Organ OKI harus menganggap ini isu yang serius. HNW berharap OKI bisa menjadi salah satu pintu untuk membuka dialog efektif yang berdampak mengakhiri konflik, ketegangan, dan menyatukan negara-negara anggota OKI di Timur Tengah dari potensi diadu domba oleh Israel. OKI diharapkan dapat bersatu untuk menyelamatkan masjid Al Aqsha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *