
Banjir Bandang Menerjang Desa Sukajadi
Banjir bandang yang melanda Desa Sukajadi, Karang Baru, Aceh Tamiang, telah membuat warga terisolasi selama beberapa hari. Sejumlah rumah merendam dalam air, dan para warga terpaksa tidak makan selama tiga hari sebelum bantuan datang. Salah satu korban, Desi (45), mengungkapkan bahwa banjir datang secara tiba-tiba, setelah hujan deras selama empat hari dan angin kencang pada akhir November lalu.
Latar Belakang Banjir Bandang
Banjir ini terjadi setelah hujan deras dari 21 hingga 25 November, disusul angin kencang pada malam hari. Pada pagi harinya, air tiba-tiba naik dan menggenangi rumah-rumah warga. Desi, yang tinggal di Desa Sukajadi, menceritakan bahwa situasi semakin parah karena tidak ada akses makanan atau bantuan segera.
Dampak Banjir pada Warga
Selain kerusakan properti, warga juga menghadapi tantangan kesehatan, terutama bayi dan anak-anak. Namun, dalam situasi sulit ini, air tajin justru menjadi penyelamat bayi newborn yang baru lahir beberapa hari sebelumnya. Warga berhasil menggunakan air tajin untuk membersihkan dan merawat bayi tersebut hingga bantuan datang.
Penutup
Banjir bandang di Aceh Tamiang menjadi pengingat pentingnya persiapan dan mitigasi bencana alam. Warga Desa Sukajadi mengharapkan bantuan lebih cepat dan infrastruktur yang lebih kuat untuk mencegah kerusakan di masa depan. #BanjirAcehTamiang #KisahSurvival #BencanaAlam











