
UEFA melarang suporter Galatasaray hadir ke Anfield dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions melawan Liverpool bulan ini akibat rusuh di markas Juventus.
Diberitakan The Athletic , suporter Galatasaray berbuat onar saat bertamu ke Turin untuk menonton leg kedua playoff 16 besar Liga Champions melawan Juventus pada 25 Februari lalu. Mereka disebut telah “melempar benda, menyalakan flare, serta melakukan kerusuhan massal.”
Akibat kejadian itu, UEFA melarang Galatasaray untuk menjual tiket tandang melawan Liverpool pada 18 Maret mendatang. Itu sebagai bentuk hukuman kepada suporter klub yang berbasis di Istanbul tersebut.









