
Perdana Menteri (PM) Inggris , Keir Starmer , mengatakan bahwa mantan Pangeran Andrew seharusnya beraksi di hadapan komite Kongres Amerika Serikat (AS), menyusul pengungkapan terbaru tentang hubungannya dengan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein .
Dokumen kasus Epstein yang baru diungkap ke publik oleh Departemen Kehakiman AS pada Jumat (30/1), mencakup sejumlah email yang menunjukkan adik laki-laki Raja Inggris Charles III itu tetap berkomunikasi rutin dengan Epstein selama lebih dari dua tahun setelah dia dinyatakan bersalah atas kejahatan seksual terhadap anak.
Dokumen tersebut juga mencakup foto-foto yang tampaknya menunjukkan Andrew sedang berjongkok dan menyentuh pinggang seorang perempuan tak dikenal yang terbaring di atas lantai. Wajah perempuan itu tampak disensor.











