
Pembuka
polisi israel mengumumkan rencana untuk mengerahkan kekuatan besar di sekitar Masjid Al-Aqsa selama bulan suci Ramadan. Ini menyebabkan kekhawatiran di kalangan warga Palestina yang biasanya merayakan bulan puasa dengan menghadiri salat di situs sejarah tersebut.
Latar Belakang
Al-Aqsa, situs tersuci ketiga dalam Islam, menjadi pusat perhatian karena pentingnya dalam kehidupan agama warga Palestina. Namun, daerah ini juga diklaim oleh Israel sebagai Bukit Bait Suci, menambah ketegangan di kawasan yang sudah panas. Sejak direbut Israel pada 1967, kompleks ini sering menjadi epicentrum konflik.
Fakta Penting
Arad Braverman, perwira senior Yerusalem, menyatakan bahwa polisi akan dikerahkan siang dan malam di sekitar Al-Aqsa dan wilayah sekitarnya. Langkah ini dianggap oleh pejabat Palestina sebagai upaya Israel untuk membatasi akses warga Palestina ke tempat suci tersebut selama Ramadan.
Dampak
Keputusan ini tidak hanya mempengaruhi aspek agama, tetapi juga menambah tekanan pada hubungan antara kedua belah pihak. Warga Palestina khawatir langkah ini akan meningkatkan ketegangan dan mengganggu tradisi berpuasa yang sudah berlangsung selama bertahun-tahun.
Penutup
Dengan rencana pengkerahan polisi, Israel dan Palestina kembali terlibat dalam perdebatan yang rumit. Sambil menunggu jawaban dari pihak Israel, warga Palestina berharap akses mereka ke Al-Aqsa tetap terjamin selama Ramadan.











