
Seorang pria yang menunjukkan catatan cabul yang ditulisnya di ponsel ke dua gadis remaja dalam insiden terpisah di MRT Singapura dijatuhi hukuman 12 hari penjara. Hukuman itu dijatuhkan karena pria bernama Tan Tee Yong (26) melakukan tindakan menghina kesopanan terhadap remaja 16 tahun.
Dilansir Channel News Asia , Minggu (1/2/2026), vonis itu dijatuhkan pada Rabu (28/1). Dakwaan serupa kedua yang melibatkan gadis kedua di jalur kereta yang sama beberapa hari sebelumnya juga dipertimbangkan.
Pengadilan mendengar korban yang berusia 16 tahun, seorang mahasiswi politeknik, naik kereta di Outram pada pagi hari 30 April 2024. Dia menuju stasiun MRT Woodlands North di Jalur Thomson-East Coast.









