
Puspom TNI mencatat penurunan pelanggaran dalam Operasi Gaktib dan Yustisi pada tahun 2025. Puspom TNI menyebut pelanggaran turun hingga 40%.
“Berdasarkan laporan pelaksanaan operasi tahun 2025, terdapat penurunan jumlah pelanggaran dibanding tahun 2024. Operasi Gaktib mengalami penurunan dari 456 pelanggaran menjadi 432 pelanggaran atau turun 5,62%. Sedangkan Operasi Yustisi menurun dari 925 perkara menjadi 549 perkara atau turun 40,64%,” kata Danpuspom Mayjen TNI Yusri Nuryanto di Mabes TNI, Jakarta Timur, Jumat (13/2/2026).











