
Latar Belakang
Taman Kota Cawang, salah satu ruang publik di Jakarta Timur, kembali menjadi sorotan setelah diduga sebagai lokasi kegiatan asusila sesama lelaki. Dugaan ini muncul setelah adanya informasi dari masyarakat dan peningkatan perhatian terhadap penyalahgunaan fungsi taman. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur telah responsif dengan menutup dua akses masuk Taman Kota Cawang sebagai langkah awal penertiban.
Fakta Penting
Camat Makasar, Dimas Prayudi, mengungkapkan bahwa penertiban dilakukan secara bergotong-royong dengan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut), kelurahan, serta unsur tiga pilar seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Aksi ini dilakukan untuk mengurangi dampak kerawanan sosial di lokasi taman di Kelurahan Kebon Pala.
Dampak
Penutupan akses dan upaya penertiban ini diharapkan mampu memberikan perubahan positif pada fungsi ruang publik. Namun, kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang perlunya pemantauan lebih ketat dan edukasi masyarakat untuk mencegah penyalahgunaan tempat-tempat umum di masa depan.
Heboh Lagi Taman Kota Cawang Jadi Sarang Asusila Sesama Lelaki











