
Latar Belakang
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meresmikan layanan Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta (SH2) sebagai solusi transportasi baru. Dengan waktu tempuh 121 menit atau sekitar 2 jam, rute ini ditargetkan menjadi alternatif efektif untuk mengurangi ketergantungan pada kendaraan pribadi.
Fakta Penting
Peluncuran rute ini dilaksanakan oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Terminal Blok M, Jakarta Selatan, pada Kamis (12/3/2026). Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mencapai bandara dengan lebih mudah dan cepat.
Dampak
Dengan adanya layanan ini, diharapkan terjadi penurunan lalu lintas di jalan raya, sekaligus peningkatan aksesibilitas transportasi publik di DKI Jakarta. Masyarakat kini memiliki pilihan lebih praktis dalam merencanakan perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta.
Penutup
Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta tidak hanya menjadi solusi transportasi, tetapi juga langkah strategis Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan waktu tempuh yang terukur, rute ini diharapkan mampu mengubah paradigma transportasi di Ibukota.







